banner 728x250
Berita  

Revitalisasi SD Inpres Maku Jadi Angin Segar bagi Dunia Pendidikan Pascagempa

banner 120x600
banner 468x60

SIGI — Harapan baru hadir bagi keluarga besar SD Inpres Maku, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi. Kondisi sejumlah bangunan sekolah yang selama bertahun-tahun membutuhkan perhatian kini mulai mendapatkan penanganan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Program tersebut bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 dan dikelola oleh P2SP, sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan agar peserta didik dapat belajar dalam lingkungan yang lebih aman dan layak.

banner 325x300

Bagi pihak sekolah, program revitalisasi ini bukan sekadar perbaikan fisik bangunan. Lebih dari itu, revitalisasi menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak terhadap ruang belajar yang selama ini kondisinya cukup memprihatinkan, terutama setelah bencana gempa bumi yang melanda Sulawesi Tengah pada 2018.

Dalam wawancara dengan awak media, Kepala SD Inpres Maku menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah, khususnya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, atas perhatian yang diberikan kepada sekolah tersebut.

Menurutnya, beberapa bagian gedung sekolah mengalami kondisi yang cukup memprihatinkan dan bahkan dinilai sudah tidak layak digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar secara optimal.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah, khususnya Kementerian Pendidikan, karena sekolah kami mendapatkan bantuan melalui program revitalisasi ini. Kondisi beberapa gedung memang sudah sangat memprihatinkan, terlebih setelah gempa tahun 2018,” ungkap Kepala Sekolah.

Ia mengatakan, kondisi bangunan menjadi salah satu hal yang selama ini menjadi perhatian pihak sekolah. Sebab, lingkungan belajar yang aman dan nyaman merupakan bagian penting dalam mendukung proses pendidikan.

Dengan adanya revitalisasi tersebut, pihak sekolah berharap pembenahan sarana dan prasarana dapat memberikan dampak positif terhadap aktivitas belajar mengajar. Guru maupun siswa diharapkan dapat melaksanakan kegiatan pendidikan dengan lebih tenang tanpa dibayangi kekhawatiran terhadap kondisi bangunan.

“Dengan adanya bantuan ini, kami sangat terbantu. Mudah-mudahan proses revitalisasi dapat berjalan dengan baik sehingga ke depan kegiatan belajar mengajar bisa berlangsung lebih lancar, nyaman dan tentunya lebih aman bagi anak-anak,” ujarnya.

Program revitalisasi ini juga menjadi momentum bagi SD Inpres Maku untuk menata kembali lingkungan pendidikan setelah menghadapi persoalan infrastruktur pascabencana.

Bagi para siswa, sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang untuk tumbuh, bermain, membangun karakter dan menyiapkan masa depan. Karena itu, ketersediaan bangunan yang layak menjadi bagian penting dari keberlangsungan proses pendidikan.

Pihak sekolah pun berharap dukungan pemerintah terhadap peningkatan sarana pendidikan dapat terus berlanjut, sehingga kebutuhan infrastruktur sekolah yang masih memerlukan perhatian dapat ditangani secara bertahap.

Revitalisasi SD Inpres Maku akhirnya tidak hanya berbicara tentang bangunan yang diperbaiki. Di balik pembangunan tersebut terdapat harapan agar anak-anak di Kecamatan Dolo dapat memperoleh hak belajar dalam ruang pendidikan yang layak, aman dan mendukung masa depan mereka.(Redaksi Armin)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *